7 Manfaat Bawang Putih Untuk Wanita

7 Manfaat Bawang Putih Untuk Wanita

Manfaat bawang putih selain rasanya yang lezat ternyata bisa juga jadi terapi alternatif. Peradaban kuno di Mesir, Yunani, China, dan Romawi sudah lama mencatat bukti-bukti manfaat bawang putih sebagai obat.

Nah di zaman modern umbi tumbuhan dengan nama latin Allium sativum ini diketahui studi memang berkhasiat untuk menangkal beberapa penyakit. Apa saja manfaat bawang putih? Berikut rangkuman detikHealth dari berbagai sumber:

  1. Antimikroba
    Salah satu zat kimia aktif yang membuat bawang putih bermanfaat untuk kesehatan adalah allicin. Dikutip dari studi dalam jurnal Molecules 2014, allicin diproduksi ketika bawang putih dihancurkan atau dicincang. Menurut peneliti dengan dosis yang tepat allicin dalam bawang putih bisa dipakai sebagai antimikroba. “Tergantung dosisnya, allicin dapat menghambat proliferasi bakteri dan fungi atau bahkan langsung membunuh sel. Termasuk juga strain bakteri resisten antibiotik seperti Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal terhadap obat metisilin,” tulis peneliti.
  2. Kurangi kolesterol
    Manfaat bawang putih lainnya masih menurut studi yang sama adalah bisa membantu rendahkan kolesterol. Peneliti dari Aachen University, Jerman, lagi-lagi mengaitkan hal ini berkat senyawa aktif allicin dalam bawang putih.
  3. Rendahkan tekanan darah
    Dalam konsentrasi yang tidak berbahaya allicin pada bawang putih juga bisa membantu mengendalikan tekanan darah. Hal ini diketahui dari analisa 11 studi melihat orang-orang yang mengonsumsi 600-900 miligram (mg) bawang putih sehari dalam jangka waktu 12-23 minggu. Hasilnya seperti dikutip dari Blood Pressure UK, rata-rata orang dengan tekanan darah tinggi angka sistoliknya berkurang 8,4 mmHg dan diastoliknya berkurang 7,3 mmHg.
  4. Bunuh kanker
    Manfaat bawang putih lainnya yang juga disebut dalam studi di jurnal Molecules 2014 adalah kemungkinan bisa mencegah kanker. Ini karena allicin sebetulnya dalam dosis tinggi mematikan sel termasuk juga sel kanker. Namun demikian bukan berarti kanker bisa diobati dengan konsumsi bawang putih. Perlu penelitian lebih lanjut dan uji klinis untuk bisa membuktikan kalau allicin efektif dalam membasmi sel-sel kanker.
  5. Cegah pikun
    Dalam laporan di jurnal Gerontology 2008 senyawa antioksidan dalam bawang putih mampu membantu tubuh dalam melawan stres oksidatif. Ketika seseorang mengonsumsi bawang putih peneliti menemukan enzim antioksidan dalam tubuhnya meningkat. Dengan kombinasi manfaat bawang putih yang bisa mengurangi kolesterol, hipertensi, dan radikal bebas peneliti melihat bahwa risiko demensia (pikun) juga bisa ditekan. “Meski butuh pengamatan lebih lanjut pada manusia, ada bukti kuat efek kesehatan yang bermanfaat dari antioksidan bawang putih dalam membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular serta menurunkan risiko demensia dan alzheimer,” tulis peneliti dalam jurnal Nutrition 2006.
  6. Memperkuat tulang
    Manfaat bawang putih untuk wanita menurut studi yang dipublikasi di jurnal Dietary Supplements 2012 kemungkinan bisa membantu memperkuat kepadatan tulang. Hal ini karena bawang puting dapat meningkatkan produksi hormon estrogen. Estrogen dalam tubuh manusia punya peran penting dalam pertumbuhan dan kestabilan tulang.
  7. Tingkatkan imun tubuh
    Sebelumnya sudah dijelaskan manfaat bawang putih dalam melawan stres oksidatif, nah hal ini bisa berkaitan dengan sistem imun dan memang terbukti dari studi yang dipublikasi dalam jurnal Advances in Therapy 2001.

Dalam studi orang-orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih dalam bisa mengurangi angka kejadian pilek sampai 63 persen dibandingkan orang yang mengonsumsi placebo. Bagi yang sudah terkena flu konsumsi bawang putih 2,56 gram per hari 61 persen bisa membuat dirinya lebih cepat sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *